Cara semai dengan rockwool

1. Potong Rockwool
Potong rockwool kecil-kecil dengan cutter yang tajam. Besar kecilnya potongan dapat disesuaikan besarnya netpot dan jenis tanaman. Untuk sawi atau selada, biasa dipotong kecil-kecil sekitar 2-3 cm saja. Untuk tanaman kangkung, karena ditanam dalam jumlah banyak dalam satu netpot dapat dibuat lebih besar lagi. Atur rockwool dalam tray semai. Jika tidak ada tray semai khusus, cukup gunakan wadah dari nampan atau baki plastik.
Buat lubang tanam ditengah dengan menggunakan tusuk gigi atau lidi yang diruncingkan. Kedalaman lubang baiknya minimal dua kali ukuran besar biji.

Jaga Kelembaban
Basahi rockwool dengan air, atau cukup dibuat lembab saja. Jika ingin membasahi langsung dengan larutan nutrisi, gunakan larutan yang agak encer saja. Jika perlu gunakan ab mix yang khusus untuk semai.

Masukkan biji
Berikutnya masukkan biji-biji ke dalam lubang semai. Untuk biji berukuran kecil, dapat diambil dengan ujung lidi yang runcing tadi sebelumnya dicelup ke dalam air agar biji menempel dengan mudah. Selipkan ujung lidi ke dalam lubang, posisikan agar bagian yang mengandung biji berada di dekat dinding lubang. Tarik ke atas lidi sambil digesek ke dinding lubang agar biji tertinggal di dalam.

Tutup tempat persemaian dengan plastik agar media tetap lembab dan sinar matahari sementara tidak masuk ke dalam. Dalam beberapa hari (tergantung jenis tanaman), biji akan mulai pecah.semai_di_tray_semai

Beri sinar matahari yang cukup
Setelah biji pecah, letakkan persemaian dibawah sinar matahari. Hari pertama cukup 4-5 jam, hari berikutnya, jika memungkinkan letakkan dibawah sinar matahari sehari penuh. Saat proses ini, kelembaban media harus tetap dijaga dengan pengecekan rutin.

Pindah ke media pembesaran
Setelah kecambah memiliki 3-4 daun, saatnya dipindah ke media pembesaran, yaitu instalasi hidroponik. Proses semai selesai.

kami di sini
28

Leave a Reply

Your email address will not be published.