Cara Setting Timer Analog (manual)

Timer memudahkan kita mengatur hidup matinya arus listrik. Beberapa peralatan membutuhkan timer agar kita tidak setiap saat harus mematikan atau menyalakan listrik secara manual. Misalnya dalam pengisian air di kolam, pengaturan pompa aquarium / hidroponiktimer_analog

Berikut petunjuk cara setting timer analog. Di sini dipakai timer analog tipe 24 jam, artinya siklus timer ini berlangsung selama 24 jam.

  • Lakukan setting jam saat ini. Jam saat ini ditunjukkan oleh tanda panah (ada yang menyebut tanda segitiga), putar penunjuk jam (1-24) sampai angkanya menunjukkan jam saat ini. Yang perlu diingat, putaran timer adalah sesuai arah panah.

 

  • Berikutnya adalah setting on off, di sekitar putaran jam, ada banyak tombol kecil-kecil, tombol kecil – kecil ini yang akan mematikan atau menghidupkan arus listrik.
  • Jika tombol ini ditekan ke bawah (didorong dengan kuku jari karena ukurannya cukup kecil, sampai bunyi klik seperti bunyi saklar), berarti pada jam tersebut listrik on, sementara yang tidak ke bawah berarti off. Lihat gambar di bawah ini.

  • 1 (satu) tombol menunjukkan durasi 15 menit, jadi satu jam kita harus menekan 4 buah tombol ke bawah.
  • Lakukan untuk semua setting yang kita inginkan selama 24 jam
  • Yang terakhir, pastikan tombol / saklar utama berada pada setting timer (gambar jam), karena jika tidak, maka timer selalu on (tidak berfungsi)

  • Jika semua setting sudah selesai, masukkan timer ke colokan listrik dan peralatan masukkan ke colokan timer.
  • Selesai. Pengaturan timer sudah selesai, silahkan diuji coba.

Demikian tips singkat, semoga bisa membantu.

kami di sini
28

Leave a Reply

Your email address will not be published.