Deep Water Culture System

DWCSystem

Biasanya menggunakan rakit apung yang terbuat dari styrofoam dan pot kecil yang diberi penyangga kapas atau rockwool atau hydrotron untuk mendirikan tanaman.

Nyaris seluruh perakaran tanaman terendam dalam larutan nutrisi yang diberi aerasi dengan pompa udara akuarium + airstone selama 24 jam. Tujuan aerasi adalah menambah pasokan oksigen pada air yang nantinya dimanfaatkan akar tanaman.

Pompa udara bisa diganti dengan powerhead dengan nipple udara, oksigen larut dalam air lebih banyak dibandingkan pompa udara akuarium + airstone. Deep water culture cocok untuk tanaman yang pertumbuhnya cepat dan suka banyak air seperti selada dan kangkung.

Jenis hidroponik ini cocok untuk pengenalan hidroponik pada anak sekolah, karena mudah dan minim perawatan. Bahan-bahan untuk membangun hidroponik deep water culture sangat mudah ditemui disekitar kita, bisa menggunakan akuarium atau wadah kedap air lainnya sebagai reservoir.

Kelemahan dari sistem ini adalah kurang cocok untuk tanaman berukuran besar dan tanaman yang dibudidaya dalam jangka panjang.

kami di sini
28

Leave a Reply

Your email address will not be published.