Hidroponik Sistem Wick, Airnya Jadi Bau. Kenapa ya?

Ada beberapa pengalaman dari sesama penghobi hidroponik, terutama pemula yang menggunakan sistem hidroponik paling sederhana, yaitu sistem wick. Misalnya ketika menanam kangkung, setelah semai, dalam beberapa hari air yang sudah bercampur nutrisi, mengeluarkan bau yang kurang enak, hal ini kadang – kadang malah membuat pemula hidroponik menjadi tidak bersemangat lagi dalam berhidroponik, akhirnya dibuang semua.

wick
Timbulnya bau bisa disebabkan bermacam-macam hal, berikut sedikit diantaranya.
1. AB Mix tercampur bahan lain
Bisa jadi wadah yang dipakai kurang bersih, sehingga ada unsur – unsur lain yang kemungkinan menyebabkan bau tersebut. Atau AB mix nya sudah kadaluwarsa atau kualitasnya kurang baik.
2. Ada benih yang mati
Benih yang mati atau gagal tumbuh, pasti akan membusuk. Jika kemudian terpapar air akan jatuh ke dalam wadah, jika dibiarkan, maka pembusukan ini akan semakin bau.
3. Kotoran hewan
Hewan peliharaan atau hewan liar yang tidak kita jaga, kemungkinan akan berkutat di sekitar wadah tempat kita menanam. Misalnya tikus atau kucing. Ada kemungkinan kotoran hewan ini bisa masuk ke wadah hidroponik kita.

Bagaimana solusinya?
Solusi terbaik adalah membuang semua air yang ada di dalam wadah, untuk kemudian diberi air dan nutrisi yang baru. Jika memungkinkan, akar atau batang tanaman yang ada dibilas dengan air yang bersih sebelum dimasukkan ke wadah yang sudah diganti air dan nutrisinya.
Mudah bukan? Jadi tidak ada alasan untuk berhenti berhidroponik.

kami di sini
28

Leave a Reply

Your email address will not be published.