Penggunaan TDS EC Meter

Penggunaan TDS EC Meter

Sebenarnya, satuan TDS dan satuan EC adalah sama saja. keduanya digunakan untuk mengukur banyaknya zat terlarut dalam cairan, dalam hal ini air. hanya saja, ada yang lebih suka menggunakan satuan TDS (= ppm, part per million) dan ada yang menggunakan satuan EC (electrical conductivity). 1 ec sama dengan 500 ppm.

Oleh karena itu, pabrikan membuat alat ukur yang bisa mengukur kedua satuan agar memudahkan jika menginginkan satuan ppm (TDS) atau satuan EC. alat ini disebut TDS EC meter.

Banyak orang agak kesulitan menggunakan alat ini, tutorial ini akan sedikit memberi gambaran, bagaimana cara menggunakan TDS EC meter ini. Lihat foto di samping 

Ada 3 tombol utama:

  1. On / Off. Untuk menyalakan atau mematikan, tombol ini yang pertama ditekan jika ingin memakai alat, dan tombol ini juga yang ditekan jika ingin mematikan alat
  2. Shift. digunakan untuk berpindah mode, dari mode TDS menjadi EC dan sebaliknya. Perhatikan display layar, tulisan TDS atau EC akan muncul bergantian di layar ketika tombol Shift ini di tekan. Jika TDS yang muncul, maka mode pengukuran yang dipakai adalah TDS.
  3. Hold. Digunakan untuk mempertahankan angka yang tertera di layar ketika alat diangkat dari air yang diukur, sehingga bisa dibaca dengan lebih leluasa.

Cara pemakaian sebagai berikut:

  1. Hidupkan alat, tunggu sampai layar muncul angka 0000.
  2. Atur mode pengukuran, TDS atau EC
  3. Celup alat ke air sampai batas tutupnya (jangan melebihi batas ini)
  4. Baca angka di layar, jika ingin leluasa, tekan tombol hold kemudian tarik alat dari air.
  5. Untuk mengukur lagi, tekan tombol hold lagi agar pengukuran normal kembali
  6. jika sudah selesai, bilas ujung alat yang dicelupkan (pada nomor 3 diatas) ke air bersih, lalu keringkan dengan lap atau tisu sampai kering.
  7. Matikan alat, jika ada sarungnya, kembalikan alat ke sarungnya
  8. Selesai

 

 

kami di sini
28

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *