Semai ketika Minim Sinar Matahari

Memang terkesan susah, tanaman jelas membutuhkan sinar matahari (simat) untuk pertumbuhannya, jika dipaksakan hasilnya kurang memuaskan.

Itulah yang terjadi pada sebagian teman-teman penghobi hidroponik, hasil semaiannya menjadi kutilang (kurus tinggi langsing) ketika mendapati sinar matahari enggan nongol.

Nah.. apa yang harus dilakukan agar semaian tetap berhasil meskipun kurang sinar matahari? berikut sedikit pengalaman para penghobi hidroponik yang bisa jadi acuan mengatasi masalah kurangnya simat ini.

  1. Gunakan benih tanaman yang memang membutuhkan sedikit sinar matahari. Beberapa jenis benih selada dan beberapa jenis benih sawi/pakcoy tidak membutuhkan banyak sinar matahari untuk tumbuh. Gunakan benih jenis ini agar tanaman tetap tumbuh dengan baik meski kurang sinar matahari.
  2. Gunakan nutrisi ab mix khusus untuk semai. Nutrisi ab mix semai ini diformulasikan khusus untuk memaksimalkan proses semai. Garam mineral yang ada di nutrsi ab mix semai ini bisa mempercepat perkecambahan dan perkembangan daun sehingga semai dapat dioptimalkan.
  3. Letakkan semaian di tempat yang relatif tinggi. Hal ini untuk memaksimalkan pencapaian intensitas sinar matahari, jika anda memiliki rumah / hunian berlantai 2 atau lebih, akan sangat baik jika semaian ini diletakkan di tempat yang relatif lebih tinggi sehingga akan mendapatkan sinar matahari yang relatif lebih banyak
kami di sini
28

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *