Hidroponik rakit apung

Bagi hidroponiker, metode rakit apung merupakan salah satu metode yang paling populer dalam berhidroponik. Rakit apung merupakan salah satu metode yang paling mudah dipraktekkan selain wick sistem. Dengan peralatan sederhana, kita bisa langsung menanam ala hidroponik. Paling tidak yang dibutuhkan dalam metode rakit apung adalah bak penampungan air, kedalaman minimal 20cm, luasnya bebas, semakin luas […]

Sawi saya koq tidak besar – besar?

Judul di atas adalah pertanyaan dari seorang ibu muda yang mulai menanam ala hidroponik. Tanaman sawi ibu tersebut sudah berumur lebih dari 1 bulan, tetapi masih kecil – kecil, bahkan nyaris sama besarnya ketika masih berumur 2 minggu, sehingga menimbulkan pertanyaan, “koq gak bisa besar sawiku?“ Setelah melalui percakapan yang agak panjang, ibu tersebut menyampaikan […]

Cara menggunakan TDS Meter

TDS singkatan dari Total Dissolve Solid yaitu ukuran zat terlarut (baik itu zat organic maupun anorganic, mis : garam, dll) yang terdapat pada sebuah larutan. Besarnya TDS ini akan menunjukkan kualitas air, sehingga TDS meter bukan hanya digunakan dalam hidroponik, tetapi digunakan juga dalam banyak kebutuhan terkait kualitas air, misalnya air minum, air kolam, atau […]

Cara semai dengan rockwool

1. Potong Rockwool Potong rockwool kecil-kecil dengan cutter yang tajam. Besar kecilnya potongan dapat disesuaikan besarnya netpot dan jenis tanaman. Untuk sawi atau selada, biasa dipotong kecil-kecil sekitar 2-3 cm saja. Untuk tanaman kangkung, karena ditanam dalam jumlah banyak dalam satu netpot dapat dibuat lebih besar lagi. Atur rockwool dalam tray semai. Jika tidak ada […]

Semai Seledri

Mengapa cara semai seledri yang ditulis? Ya, untuk semai benih – benih sayur yang lain, caranya relatif sama dan waktu yang diperlukan juga cukup singkat. tetapi semai seledri ini membutuhkan kesabaran tersendiri, karena 2 hal: ukuran benihnya yang sangat kecil dan waktu yang dibutuhkan untuk proses semai ini cukup lama. Ada beberapa orang yang merasa […]

Mengganti Air Nutrisi Hidroponik

Ada banyak pertanyaan tentang “kapan saatnya mengganti air nutrisi hidroponik?” Apalah 1 minggu sekali, 1 bulan sekali atau beberapa bulan sekali? Dari pengalaman teman – teman penghobi hidroponik, hal tersebut tidak bisa dipastikan, berapa lama harus mengganti air nutrisi, hal ini tergantung banyak hal, mulai jenis tanaman, kondisi lingkungan sekitar, keadaan air sebelum dipakai, dan […]

Hal Penting dalam Hidroponik

Berikut adalah hal – hal penting yang harus diperhatikan jika ingin hidroponik kita menghasilkan tanaman yang sehat dan tumbuh optimal 1. Kualitas Air Air merupakan media utama yang digunakan dalam system hidroponik. Air yang kotor atau terkena polusi sangat tidak dianjurkan untuk digunakan. Cara termudah untuk memeriksa apakah air yang digunakan bersih dan sehat adalah […]

Tips bertanam sayur dengan hidroponik sederhana

Sayur-sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Dengan memanfaatkan halaman pekarangan, berbagai jenis sayuran dapat dihasilkan untuk sekedar memenuhi kebutuhan sendiri. Namun tidak demikian halnya di daerah perkotaan, halaman pekarangan pada umumnya sempit, dan tidak jarang sudah dilapisi dengan semen sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk bertanam sayuran. Teknologi hidroponik bisa menjadi […]

WhatsApp chat